Krisis Prosesor PC Bakal Lebih Parah

Krisis Prosesor PC Bakal Lebih Parah

Setelah lama terganggu oleh kekurangan chip memori dan kartu grafis (GPU), industri teknologi global kini menghadapi masalah baru. Laporan terbaru dari Digitimes menunjukkan bahwa kekurangan prosesor (CPU) sekarang menjadi masalah yang jauh lebih serius dan mendesak dibandingkan dengan kurangnya pasokan DRAM atau chip storage. Kekurangan pasokan ini dilaporkan telah mengganggu rantai pasokan produksi PC secara global, termasuk di segmen komputasi industri. Stok prosesor dari dua perusahaan besar, Intel dan AMD, dilaporkan habis, bahkan ketika pembeli bersedia membayar harga tinggi yang jauh lebih dari biasanya.

AI “merampok” jatah prosesor desktop

Apa penyebab di balik kekurangan ini? Jawabannya sekali lagi adalah kecerdasan buatan (AI). Dalam beberapa tahun terakhir, lonjakan tren AI memang lebih banyak mengurangi stok GPU. Namun saat ini, arsitektur AI model terbaru semakin memerlukan beban kerja komputasi yang tinggi dan otomatisasi sistem (agentic AI). Beban kerja baru ini sangat bergantung pada performa CPU untuk mengelola aliran data dan mengatur penjadwalan sistem.

Harga PC dan laptop bersiap melonjak

Dampak langsung dari kekurangan ini adalah kenaikan harga pada perangkat keras. Para perakit PC dan konsumen akan menjadi pihak yang paling terdampak. Harga CPU desktop di pasaran diperkirakan akan terus meningkat antara 15 hingga 30 persen akibat minimnya pasokan. Waktu tunggu untuk mendapatkan chip yang awalnya hanya dua minggu kini dilaporkan sudah menjadi berbulan-bulan. Tidak hanya di komponen terpisah, lini laptop siap pakai juga dipastikan akan terpengaruh dengan signifikan. Data dari rantai pasokan industri menyebutkan bahwa vendor hardware, seperti ASUS dan Acer bahkan diperkirakan akan menaikkan harga jual laptop hingga 30 persen pada model-model tertentu dalam waktu dekat.

Tercatat sejak Februari 2026, jarak antara permintaan dari vendor perakit dan jumlah aktual chip yang dikirimkan semakin lebar. Untuk keluar dari masalah ini, pasar kini sangat bergantung pada janji Intel untuk segera meningkatkan tingkat kelayakan produksi di simpul fabrikasi terbaru Intel 18A mereka. Generasi chip masa depan seperti Panther Lake diharapkan bisa menjadi solusi jangka panjang.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *