Xiaomi meluncurkan layanan perbaikan tanpa biaya untuk perangkat yang rusak akibat hujan lebat dan banjir di beberapa daerah di China minggu ini.

Xiaomi meluncurkan layanan perbaikan tanpa biaya untuk perangkat yang rusak akibat hujan lebat dan banjir di beberapa daerah di China minggu ini.

Layanan ini akan berlangsung dari 22 Mei hingga 20 Juni dan mencakup provinsi Jiangxi, Hunan, dan Hubei, yang merupakan daerah yang paling terdampak.

Kerusakan akibat air biasanya tidak ditanggung oleh garansi dan jarang diberikan solusi oleh produsen. Namun, kali ini, Xiaomi menghapus aturan tersebut sepenuhnya.

Menurut laporan Gizchina pada hari Minggu, garansi standar dari hampir semua merek besar umumnya tidak mencakup kerusakan yang disebabkan oleh air.

Bahkan perangkat yang sudah memiliki sertifikasi IP68 biasanya tetap diperiksa secara ketat ketika mengalami kerusakan akibat terendam banjir, karena perlindungan tersebut hanya untuk cipratan air biasa, dan bukan untuk kondisi terendam lama.

Keputusan Xiaomi untuk menghilangkan batasan ini sepenuhnya bagi masyarakat yang terkena dampak memberikan bantuan finansial yang signifikan bagi keluarga yang juga menghadapi berbagai biaya kerusakan akibat banjir.

Biaya untuk memperbaiki smartphone flagship yang mengalami kerusakan akibat air biasanya bisa mencapai ratusan yuan (ratusan ribu hingga jutaan rupiah), sementara laptop biaya perbaikannya bahkan bisa lebih tinggi.

Bagi keluarga di daerah yang terkena banjir, biaya perbaikan semacam ini dapat dengan cepat menambah beban.

Program ini memberikan bantuan tersebut selama periode pemulihan setelah bencana.

Ruang lingkup program ini cukup luas. Selain smartphone dan tablet, layanan ini juga mencakup perangkat wearable, earphone, laptop, dan produk rumah pintar Mijia — termasuk perlengkapan rumah besar seperti mesin cuci dan AC yang mungkin terendam air saat banjir.

Baca juga: POCO Pad C1 secara diam-diam diluncurkan secara global, dilengkapi Snadrapgon 6s Gen 2.

Pengguna di area yang terdaftar memiliki tiga pilihan untuk menikmati layanan ini: pergi langsung ke pusat layanan Xiaomi yang berpartisipasi, mengajukan permohonan perbaikan melalui aplikasi Xiaomi Mall di bagian layanan purna jual, atau menghubungi hotline, serta dukungan melalui akun resmi Xiaomi di WeChat.

Pusat layanan juga menawarkan akses ke pengisian daya, WiFi, dan air minum — bantuan besar bagi warga yang mungkin kehilangan akses listrik atau internet di rumah mereka.

Daerah yang termasuk dalam program ini meliputi beberapa lokasi di Ganzhou, Jiangxi; berbagai kabupaten di Hunan; serta wilayah Jingzhou dan Enshi di Hubei.

Xiaomi menyarankan pengguna untuk segera mengunjungi pusat layanan terdekat karena diperkirakan permintaan layanan dari masyarakat yang terpengaruh akan sangat tinggi.

Program ini akan berakhir pada 20 Juni. Pengguna dari daerah yang memenuhi syarat diimbau untuk tidak menunda pengajuan layanan terlalu lama.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *