Ponsel lipat baru Samsung Galaxy Z Flip 8 dilaporkan akan hadir dengan dua jenis chipset, yang akan digunakan sesuai dengan wilayah pemasaran tertentu.
Berdasarkan laporan dari Gizmochina pada hari Kamis (4/6), sebagian dari Galaxy Z Flip 8 akan mengadopsi chipset Exynos 2600 yang dibuat oleh Samsung, sementara sebagian lainnya akan menggunakan Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5, kemungkinan versi eksklusif “untuk Galaxy,” sesuai dengan informasi terbaru yang bocor.
Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dikabarkan akan diterapkan pada Galaxy Z Flip 8 yang dijual di Amerika Serikat, Kanada, China, dan Jepang.
Sementara itu, ponsel yang dipasarkan di India, Eropa, dan Korea Selatan kemungkinan besar akan menggunakan chipset Exynos 2600.
Hingga tahun lalu, Samsung selalu menggunakan chipset Snapdragon untuk lini ponsel lipatnya.
Keputusan untuk menggunakan dua prosesor pada ponsel lipat ini diyakini terkait dengan upaya Samsung dalam menyeimbangkan performa dan biaya produksi.
Penerapan Snapdragon di pasar utama seperti Amerika Serikat dan Kanada dianggap dapat menjaga kinerja perangkat yang konsisten, sedangkan varian Exynos membantu mengurangi biaya dan mendukung penggunaan chipset buatan sendiri.
Strategi ini juga dikaitkan dengan tingkat produksi Exynos 2600. Sebagai chipset 2 nanometer pertama dari Samsung, ketersediaan prosesor ini mungkin masih terbatas.
Pengujian awal menunjukkan bahwa performa Exynos 2600 hampir setara dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dalam hal kinerja multi-core dan efisiensi energi.
Namun, chipset Snapdragon dianggap memberikan pengalaman penggunaan yang lebih stabil di berbagai aplikasi.

