Sejak lama, footstep belakang atau bagian untuk penumpang di sepeda motor memang sering mengalami oblak. Bahkan jika sudah diganti baru, seiring waktu penggunaannya, footstep tersebut akan oblak lagi. Apa yang menjadi penyebabnya? Dengan penggunaan yang berkelanjutan, footstep belakang yang sering dibuka tutup serta menahan beban penumpang bisa mengalami kerusakan. Ketika sudah mulai aus, footstep cenderung menjadi oblak sehingga tidak dapat terkunci dan selalu berada dalam posisi terbuka walau tidak sedang digunakan. “Kebanyakan masalah ini disebabkan oleh bagian yang aus yang terkikis tidak pada batang footstepnya sendiri, melainkan pada besi yang menahan footstep belakang,” jelas Suryo, seorang mekanik di bengkel R59 Racing, Ciputat, Tangerang Selatan. Oleh karena itu, banyak yang masih mengalami footstep belakang tetap oblak dan tidak bisa terkunci walaupun sudah diganti baru. Sistem penguncinya menggunakan plat, dan gesekan yang berulang akan mengakibatkan besi pemegang footstep terkikis seiring dengan waktu penggunaan.
Kebanyakan pengguna yang mengalami hal ini adalah pemilik motor bebek atau motor matic Honda lama dengan ciri footstep belakang model karet,” tambahnya.
Mengganti footstep tersebut dapat mengatasi masalah lapisan karet yang sudah sangat tipis dan licin, tetapi tidak menyelesaikan masalah oblak yang terjadi. Apabila ada dana lebih, tentu solusi paling sederhana adalah mengganti besi pemegang footstep yang sudah aus.
Solusi yang lebih ekonomis adalah dengan menambahkan ganjalan karet di antara footstep dan besi pemegangnya, sehingga untuk sementara waktu footstep bisa kembali terkunci,” kata Suryo menambahkan. Jadi, penting untuk diingat bahwa jika footstep oblak, kebanyakan masalah bukan terletak pada bagian yang memiliki karet, tetapi pada batang footstep yang telah aus.

