Ajang balapan internasional GT World Challenge Asia 2026 akan berlangsung lagi di Sirkuit Pertamina Mandalika pada 1–3 Mei 2026. Ini merupakan kali kedua perlombaan diadakan di Lombok, yang semakin menegaskan peran Indonesia sebagai salah satu lokasi penting dalam kalender motorsport di Asia.
Kejuaraan ini diikuti oleh berbagai merek otomotif ternama dari seluruh dunia serta pembalap profesional dari berbagai negara. Di sisi lain, kehadiran pembalap dari Indonesia juga menjadi perhatian, termasuk Sean Gelael yang akan melakukan debut balapan GT di tanah air bersama tim Garage 75.
“Saya memohon dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia, bukan hanya untuk diri saya, tetapi juga untuk pembalap-pembalap Indonesia lainnya. Semoga kami dapat memberikan hasil yang terbaik,” ungkap Sean.
Partisipasi Indonesia di event ini diperkuat dengan dukungan dari Pertamina Fastron. Merek pelumas ini menjalin kerja sama dengan Lamborghini Squadra Corse, yang merupakan divisi balap dari perusahaan asal Italia tersebut, yang akan berkompetisi lagi di Mandalika menggunakan Lamborghini Huracan GT3. Selain itu, Pertamina Fastron juga memberikan dukungan kepada tim Dewa United Motorsports yang berlaga di kategori berbeda, seperti BRZ Super Series dengan Subaru BRZ dan kelas Triple S yang menggunakan BMW M2. Direktur Utama Pertamina Lubricants, Sigit Pranowo, menyatakan bahwa keterlibatan di acara ini bukan hanya sekadar dukungan untuk olahraga balap, tetapi juga bagian dari pengembangan teknologi.
“Kolaborasi dengan tim internasional dan dukungan terhadap pembalap Indonesia memberikan kami banyak wawasan teknis untuk pengembangan produk pelumas berstandar global,” tuturnya. Ia menjelaskan, pengalaman di lintasan balap menjadi hal yang penting dalam menciptakan pelumas yang bisa bertahan di bawah kondisi ekstrim, mulai dari suhu tinggi hingga tekanan mesin yang stabil—yang juga relevan dengan kebutuhan kendaraan sehari-hari. GT World Challenge Asia di Mandalika tidak hanya menjadi hiburan bagi penggemar balapan, tetapi juga menunjukkan kesiapan Indonesia untuk menyelenggarakan acara internasional dengan standar tinggi. Keberadaan ajang ini juga menawarkan peluang yang lebih luas bagi pembalap nasional untuk berlomba di tingkat global. Dengan keterlibatan berbagai pihak, termasuk industri lokal, diharapkan event ini akan semakin memperkuat posisi Indonesia dalam peta motorsport dunia serta mendukung kemajuan teknologi otomotif di masa depan.

