Acer terjun ke pasar kacamata pintar dengan memperkenalkan dua produk terbaru bernama Acer AR Vision GR0 dan Acer GI0.
Menurut informasi dari Gizmochina pada hari Sabtu, Acer AR Vision GR0 dibuat untuk memberikan pengalaman visual augmented reality (AR) melalui dua layar Micro OLED beresolusi 1. 920 x 1. 080 piksel dengan refresh rate sebesar 60Hz.
Acer mengklaim bahwa tampilan yang dihasilkan setara dengan menonton layar berukuran 172 inci dari jarak enam meter. Perangkat ini mendukung jangkauan warna hingga 95 persen DCI-P3 serta rasio kontras hingga 50. 000:1.
Untuk menjaga beratnya tetap ringan di angka 69 gram, kacamata ini tidak memiliki prosesor internal dan harus terhubung ke gadget lain seperti smartphone, laptop, atau komputer.
Acer menyatakan bahwa AR Vision GR0 kompatibel dengan sistem operasi Android, iOS, dan Windows. Kacamata ini juga dilengkapi dengan speaker dekat telinga, fleksibilitas 3 Degree of Freedom (3DoF), dan lensa resep magnetik untuk pengguna berkacamata.
Sementara itu, Acer GI0 hadir dengan desain lebih ringan yang hanya seberat 46 gram dan dapat beroperasi secara nirkabel menggunakan koneksi Wi-Fi 5 atau Bluetooth 5. 0 ke smartphone.
Perangkat ini menawarkan fitur kecerdasan buatan (AI) yang bergantung pada model Gemini dari Google, seperti menjawab pertanyaan dengan suara, menerjemahkan pembicaraan secara real-time, serta menampilkan teks hasil transkripsi secara langsung.
GI0 juga dilengkapi kamera 12MP yang dapat menghasilkan foto dengan resolusi hingga 4. 032 x 3. 024 piksel dan merekam video Full HD 1080p pada 30 frame per detik.
Selain itu, terdapat tiga mikrofon, penyimpanan internal sebesar 32GB, dan aplikasi pengatur Acer AspireSync untuk pengelolaan perangkat. Namun, daya tahan baterainya cukup terbatas karena hanya menggunakan baterai 217mAh.
Acer merencanakan peluncuran kedua perangkat tersebut di pasar Amerika Utara, Eropa, dan Australia pada akhir 2026.
Acer AR Vision GR0 dijual mulai harga 499,99 dolar AS (Rp8,8 juta) di Amerika Serikat, 599 euro (Rp12,4 juta) di Eropa, dan 999 dolar Australia (Rp12,7 juta). Sedangkan Acer GI0 dibanderol mulai harga 299,99 dolar AS (Rp5,3 juta), 399 euro (Rp8,2 juta), dan 599 dolar Australia (Rp7,6 juta).
Sebagian besar wilayah diharapkan mulai menerima kedua kacamata pintar ini pada kuartal keempat 2026, sedangkan Australia akan mendapatkan produk ini tiga bulan lebih awal dibandingkan wilayah lainnya.

