BATERAI menjadi salah satu elemen yang paling krusial pada ponsel, termasuk iPhone, karena tanpa baterai, perangkat tidak dapat berfungsi secara optimal. Dalam penggunaan sehari-hari, kapasitas baterai akan menurun secara perlahan.
Penurunan ini adalah proses yang wajar, tetapi bisa diperlambat jika pengguna mengetahui cara penggunaan yang benar. Mempertahankan kesehatan baterai tidak hanya membantu memperpanjang umur pakainya, tetapi juga menjaga agar kinerja perangkat tetap terjaga.
Mengutip dari laman Wires Computing, berikut adalah beberapa tips yang bisa diterapkan untuk mempertahankan baterai iPhone agar lebih tahan lama.
- Mengatur Kecerahan Layar
Layar merupakan salah satu penyebab utama penggunaan daya baterai yang tinggi. Semakin cerah layar, semakin banyak energi yang dibutuhkan. Oleh karena itu, dianjurkan bagi pengguna untuk menyesuaikan kecerahan layar ke tingkat yang nyaman untuk mata, atau mengaktifkan fitur Auto-Brightness agar iPhone dapat menyesuaikan kecerahan sesuai dengan cahaya di sekitarnya.
- Mengelola Notifikasi Aplikasi
Setiap kali ada notifikasi, layar iPhone akan menyala, suara atau getaran aktif, dan beberapa aplikasi mungkin berjalan di latar belakang. Semua aktivitas ini dapat membuat baterai cepat habis jika notifikasi tidak dikelola dengan baik.
Disarankan agar pengguna hanya mengaktifkan notifikasi untuk aplikasi yang benar-benar penting, seperti pesan, panggilan, atau email utama, sementara notifikasi dari aplikasi yang jarang digunakan sebaiknya dinonaktifkan. Dengan cara ini, penggunaan daya bisa ditekan tanpa mengganggu komunikasi yang diperlukan.
- Menonaktifkan Fitur yang Tidak Dipakai
Fitur seperti Wi-Fi, Bluetooth, AirDrop, dan layanan lokasi seringkali tetap aktif walaupun tidak digunakan. Jika fitur-fitur ini tetap menyala, mereka akan terus mencari koneksi atau sinyal, yang dapat menguras baterai.
Pengguna sebaiknya mematikan fitur-fitur tersebut saat tidak diperlukan. Misalnya, mematikan Bluetooth setelah selesai digunakan dengan earphone tanpa kabel, atau menonaktifkan lokasi ketika tidak menggunakan aplikasi navigasi.
- Memperbarui Aplikasi dan Sistem Operasi
Apple dan pengembang aplikasi lain secara berkala merilis pembaruan yang umumnya menawarkan peningkatan kinerja dan perbaikan masalah. Seringkali, pembaruan ini juga mencakup optimasi penggunaan daya. Oleh karena itu, menjaga aplikasi agar selalu terbaru serta memperbarui iOS ke versi terbaru akan membantu iPhone berfungsi lebih efisien dan mengurangi konsumsi daya yang tidak perlu akibat kesalahan perangkat lunak.
- Menggunakan Mode Hemat Daya
iPhone memiliki fitur Low Power Mode yang dapat memperpanjang umur baterai ketika daya hampir habis. Ketika diaktifkan, fitur ini akan mengurangi kinerja sementara, membatasi aktivitas latar belakang, menonaktifkan unduhan otomatis, dan mengurangi efek visual. Meskipun tidak direkomendasikan untuk digunakan terus-menerus, mengaktifkan fitur ini saat baterai lemah atau saat tidak ada akses untuk mengisi daya bisa membantu perangkat bertahan lebih lama sampai pengguna bisa melakukan pengisian ulang.
- Menghindari Suhu Ekstrem
Baterai iPhone menggunakan teknologi lithium-ion yang sangat sensitif terhadap suhu. Paparan suhu tinggi dapat mempercepat kerusakan sel baterai, sedangkan suhu yang sangat rendah dapat menyebabkan penurunan kapasitas baterai secara drastis untuk sementara. Oleh sebab itu, sebaiknya hindari meninggalkan iPhone di dalam mobil yang terparkir di bawah sinar matahari langsung, dekat sumber panas, atau membiarkannya di tempat yang bersuhu sangat rendah.
- Menggunakan Charger yang Tepat
Penggunaan charger dan kabel yang tidak sesuai spesifikasi dapat berpengaruh pada stabilitas pengisian daya. Apple menyarankan untuk menggunakan charger resmi atau aksesori yang memiliki sertifikasi Made for iPhone (MFi) agar aliran listrik sesuai dengan kebutuhan baterai. Memakai pengisi daya sembarangan tidak hanya dapat mempercepat kerusakan baterai tetapi juga membawa risiko merusak perangkat. - Menghindari Kebiasaan Overcharging
Meskipun iPhone terbaru dilengkapi dengan teknologi yang menghentikan pengisian otomatis saat daya sudah mencapai 100 persen, membiarkan perangkat tetap terhubung ke charger terlalu lama masih dapat berdampak negatif pada kesehatan baterai. Disarankan untuk mencabut perangkat dari charger setelah pengisian selesai.
Selain itu, Apple memiliki fitur Optimized Battery Charging yang membantu memperlambat pengisian di atas 80 persen sampai mendekati waktu yang biasanya pengguna melepas charger, sehingga kesehatan baterai lebih terjaga.
- Melakukan Kalibrasi Baterai Sesekali
Kalibrasi bermanfaat untuk menjaga ketepatan indikator baterai. Proses ini bisa dilakukan dengan membiarkan baterai habis total hingga perangkat mati, kemudian mengisi ulang tanpa henti hingga mencapai kapasitas penuh. Kalibrasi tidak perlu dilakukan terlalu sering, cukup beberapa bulan sekali, untuk memastikan pembacaan persentase baterai tetap akurat.
- Mengurangi Aktivitas Berat Saat Mengecas
Menggunakan iPhone untuk bermain game berat, menonton video dalam waktu lama, atau melakukan aktivitas berat lainnya saat mengisi daya dapat menyebabkan suhu perangkat meningkat. Hal ini tidak hanya memperlambat proses pengisian tetapi juga dapat memperpendek umur baterai. Untuk hasil terbaik, sebaiknya biarkan perangkat dalam keadaan tidak aktif atau gunakan dengan ringan saat sedang diisi ulang.

