Sebagai pengendara mobil atau kendaraan roda empat lainnya, tentu kita semua menyadari betapa pentingnya komponen yang satu ini. Rem parkir adalah bagian yang sangat krusial bagi setiap kendaraan. Saat ini, dua macam rem parkir yang ada di pasaran adalah rem parkir elektrik yang diaktifkan melalui tombol dan rem parkir manual yang dioperasikan dengan tuas. Masing-masing jenis rem parkir ini memiliki masalah yang berbeda dan memerlukan perawatan yang khusus. Rem parkir elektrik berfungsi dengan menggunakan sistem komputer dan motor listrik untuk mengontrol rem pada kedua roda belakang.
Rem parkir ini sering kali menghadapi kendala terutama pada sensor parkirnya.
Kerusakan ini bisa terjadi jika sensor terkena air saat proses mencuci atau saat melewati area banjir yang menyebabkan terjadinya korsleting. Harga modul sensor untuk rem parkir elektrik pun relatif tinggi, bahkan pada mobil mewah bisa mencapai angka puluhan juta rupiah.
Di sisi lain, rem parkir manual mengandalkan kabel baja yang dihubungkan dengan tuas guna menggerakkan rem pada bagian belakang. Masalah yang kerap muncul pada rem parkir manual adalah tarikan rem parkir yang terasa tinggi dan rem yang tidak optimal, biasanya akibat dari kampas rem yang sudah menipis. Solusinya cukup mudah, yaitu dengan mengganti kampas rem, baik yang asli atau aftermarket, serta melakukan penyetelan pada kabel rem.

