Ganti Baterai Mobil Listrik Jaecoo Tembus Rp 100 Juta

Ganti Baterai Mobil Listrik Jaecoo Tembus Rp 100 Juta

Dengan meningkatnya ketertarikan masyarakat pada mobil listrik, biaya untuk perawatan serta penggantian baterai tetap menjadi fokus utama para konsumen. Hal ini sangat wajar karena komponen baterai merupakan salah satu elemen termahal dalam kendaraan listrik. Jaecoo, yang merupakan salah satu merek yang mulai bersaing di pasar Indonesia, juga memberikan penjelasan mengenai biaya perbaikan atau penggantian baterai pada produk-produknya. Kepala Pemasaran Jaecoo Indonesia, Mohammad Ilham Pratama, menjelaskan bahwa biaya baterai bervariasi tergantung pada kapasitas dan tipe kendaraan.

Misalnya, baterai untuk model J7 SHS dihargai sekitar Rp 106 juta dengan kapasitas 18,3 kWh, J8 SHS seharga Rp 160 juta dengan kapasitas 34,4 kWh, dan J5 EV yang mencapai Rp 174 juta dengan 60,9 kWh,” kata Ilham kepada Kompas. com pada hari Rabu (6/5/2026). Ia menambahkan bahwa harga tersebut belum termasuk pajak pertambahan nilai (PPN). Selain itu, penggantian baterai harus dilakukan secara menyeluruh (pack) dan tidak per modul.

Dari segi waktu, proses penggantian baterai bisa dibilang cepat. “Prosesnya memakan waktu sekitar tiga jam,” ungkap Ilham. Ia juga memberi tahu bahwa sistem dalam mobil listrik Jaecoo telah dilengkapi dengan indikator untuk mendeteksi potensi kerusakan pada baterai. Jika terjadi masalah, panel instrumen kendaraan akan memberikan peringatan. “Biasanya, jika baterai mengalami kerusakan, akan ada indikator yang menyala dan pengingat,” jelasnya.

Sebagai tambahan, baterai merupakan bagian penting dalam mobil listrik yang berfungsi sebagai sumber daya utama untuk menggerakkan kendaraan. Oleh sebab itu, kondisi baterai harus selalu diperhatikan agar performa mobil tetap maksimal. Dengan adanya kejelasan dalam biaya seperti ini, diharapkan konsumen bisa memahami lebih baik mengenai biaya kepemilikan mobil listrik, terutama dalam hal perawatan dan penggantian baterai.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *