Sejumlah waktu lalu, platform media sosial X Corp. yang dimiliki oleh Elon Musk meluncurkan aplikasi pesan baru yang disebut XChat. Saat ini, aplikasi ini hanya dapat diakses oleh perangkat iPhone dan iPad. Pengguna iOS dan iPadOS di Indonesia juga sudah mulai mendapatkannya, termasuk tim KompasTekno. Saya telah menemukan XChat di Apple App Store. Untuk mengunduhnya, perangkat iPhone harus memakai sistem operasi (OS) minimal iOS 26. 0 atau iPadOS 26. 0, atau versi yang lebih baru. Setelah berhasil menginstal aplikasi, saya menyadari tampilan yang sangat dikenal. XChat pada dasarnya adalah fitur pesan langsung (DM) yang terdapat pada X (dulu Twitter), yang kini sudah dipisahkan menjadi aplikasi terpisah.
Kami menyadari hal ini karena sebelum masuk ke aplikasi, sistem meminta pengguna untuk masuk dengan akun X Twitter yang telah didaftarkan sebelumnya.
Setelah berhasil masuk, semua riwayat percakapan yang sebelumnya ada di DM X/Twitter juga akan berpindah ke aplikasi XChat yang terpisah. Pengguna dapat langsung memulai percakapan tanpa perlu menyimpan nomor telepon. Interaksi dengan teman atau pengguna lain dapat dilakukan dengan mengetikkan nama pengguna dari akun X.
Nah, jika nama yang diketikan tidak muncul, mungkin Anda belum mengikuti (follow) akun tersebut. Faktor lain adalah, mungkin teman atau pengguna tersebut belum membuka akses untuk menerima pesan masuk (inbox) demi alasan keamanan dan privasi. Untuk menjaga privasi, pengguna dapat mengatur kode PIN untuk mengamankan semua percakapan di XChat. Pengguna hanya perlu mendaftarkan kode 4 digit sebagai kunci PIN. Setelah kode diatur, pengaturan keamanan ini juga otomatis berlaku saat mengakses DM X Twitter melalui web. Ketika membuka fitur “Messages” di X, Anda diharuskan untuk memasukkan kode PIN yang telah didaftarkan sebelumnya lewat aplikasi.
Dari segi tampilan, XChat mengusung desain yang sederhana, bersih, dan modern, sama seperti X. Halaman utama antarmukanya adalah daftar percakapan yang pernah dilakukan dengan teman.
Pengguna bisa klik dan tahan percakapan dari pengguna tertentu untuk melihat “cuplikan” dan pesan yang telah dikirim atau diterima.
Fungsi ini beroperasi mirip dengan WhatsApp versi iOS atau iPadOS yang memungkinkan pengguna untuk “mengintip” pesan atau notifikasi terbaru dari akun tertentu. Di bagian bawah aplikasi terdapat tiga ikon secara berurutan dari kiri ke kanan, yaitu logo X untuk mengakses media sosial, kolom pencarian (search bar), dan ikon pensil serta kotak untuk memulai percakapan baru. Sedangkan di bagian atas, terdapat ikon profil dan ikon filter untuk mengatur tampilan pesan yang belum dibaca, pesan DM, atau percakapan grup. Baca juga: Chat Resmi Hadir di X/Twitter Sebagai Pengganti DM, Memiliki Enkripsi dan Fitur Panggilan Video. Untuk pengaturan aplikasi, pengguna bisa melakukan berbagai personalisasi. Contohnya, mengubah tampilan atau tema (mode gelap/terang), warna logo aplikasi, jenis notifikasi yang ingin ditampilkan, interaksi gesture di ruang percakapan, mengganti kode PIN, dan masih banyak lagi.
Saat kami mencoba mengirim pesan kepada pengguna lain, tampilan antarmuka ruang obrolan menyerupai iMessage. Warna dasar balon pesan adalah biru dan abu-abu. Warna abu-abu digunakan untuk menandakan pengguna lainnya, sedangkan warna biru menunjukkan pemilik akun atau pengirim pesan. Nama serta ikon foto profil juga berada di bagian tengah atas layar, mirip dengan aplikasi perpesanan instan milik Apple.
Pengalaman mengirim pesan juga mirip dengan sebagian besar aplikasi perpesanan instan lainnya, termasuk WhatsApp. Mulai dari mengirim pesan dalam bentuk teks, foto, video, lampiran GIF, hingga dokumen tertentu. Saya juga bisa memberikan reaksi dengan menggunakan emoji, serta menggunakan gestur geser pada balon chat ke kanan untuk membalas, ke kiri untuk menyukai pesan, atau untuk menghapus pesan. XChat juga menyebutkan bahwa pengguna dapat berinteraksi dengan sesama pengguna X dalam ruang percakapan yang lebih terarah. Aplikasi ini mendukung sistem keamanan terenkripsi end-to-end, serupa dengan WhatsApp. XChat juga bebas dari iklan dan pelacakan, setidaknya untuk saat ini. Dalam pengalaman kami mencoba aplikasi ini, perbedaan lainnya adalah XChat belum memungkinkan pengguna untuk mengedit dan menghapus pesan yang telah dikirim. Pengguna hanya bisa menghapus pesan yang dikirim untuk diri sendiri, berbeda dengan WhatsApp yang memungkinkan penghapusan pesan dari sisi pengirim maupun penerima.

