Samsung terpaksa meningkatkan biaya akibat lonjakan harga RAM

Samsung terpaksa meningkatkan biaya akibat lonjakan harga RAM

Samsung dilaporkan harus mengerek harga perangkat barunya karena biaya dari memori RAM yang terus meningkat belakangan ini.

Seperti yang dilaporkan oleh GSM Arena pada Selasa (26/5), sebagian besar produsen smartphone, termasuk Apple dan Samsung, sejauh ini masih mampu mengatasi lonjakan harga chip memori dengan melakukan efisiensi dan memotong biaya di bagian lain.

Namun, jika keadaan ini terus berlanjut, bisa jadi perusahaan besar seperti Samsung tetap terpaksa menaikkan harga produk mereka.

Berita terbaru dari Yunani menyebutkan bahwa rencana Samsung ini mungkin akan berpengaruh pada smartphone yang diluncurkan di Eropa.

Kenaikan harga di Eropa dijadwalkan mulai berlaku pada bulan Juni 2026, dengan meningkatnya harga untuk seri Galaxy S, serta Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7. Diperkirakan bahwa penambahan harga untuk setiap gadget dapat mencapai sekitar 100 Euro (sekitar Rp2 juta).

Laporan tersebut tidak menjelaskan apakah kenaikan harga ini hanya akan berlaku untuk model dengan kapasitas memori terendah, tetapi tampaknya opsi penyimpanan yang lebih besar juga kemungkinan akan mengalami kenaikan.

Samsung tampaknya bukan satu-satunya perusahaan yang akan meningkatkan harga dan memberikan beban biaya RAM yang lebih tinggi kepada konsumennya.

Hal ini disebabkan para analis di sektor ini telah meramalkan bahwa kenaikan harga untuk berbagai produk elektronik akan mulai terjadi pada paruh kedua tahun 2026.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *