Meta dilaporkan akan mengalihkan sekitar 7. 000 pegawai ke empat divisi baru yang akan berfokus pada pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), di tengah pemutusan hubungan kerja yang melibatkan ribuan karyawan perusahaan tersebut.
Menurut informasi dari Engadget pada Senin (18/5) waktu setempat, Kepala Sumber Daya Manusia Meta Janelle Gale menjelaskan bahwa restrukturisasi ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus membuat pekerjaan lebih efisien.
Dalam memo internal perusahaan, Gale menyatakan bahwa empat divisi baru itu akan mengadopsi struktur kerja yang berpusat pada penggunaan AI dengan lebih sedikit lapisan manajemen.
Meta juga meminta seluruh pegawai untuk bekerja dari rumah pada 20 Mei sambil menunggu informasi lebih lanjut mengenai posisi baru mereka. Beberapa karyawan dilaporkan telah dipindahkan lebih awal, sementara yang lainnya akan mendapatkan pemberitahuan PHK pada hari yang sama.
Sebelumnya, Meta mengumumkan rencana untuk mengurangi sekitar 8. 000 posisi serta menutup 6. 000 lowongan yang tersedia sebagai bagian dari upaya efisiensi perusahaan.
Langkah ini dikaitkan dengan fokus investasi Meta pada pengembangan teknologi AI. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak perusahaan teknologi global juga mulai memangkas jumlah karyawan mereka untuk mengalihkan investasi ke sektor AI.
Saat ini, Meta dilaporkan semakin agresif dalam mengembangkan AI setelah mengalihkan perhatian dari proyek metaverse yang sebelumnya menjadi fokus utama perusahaan.
Perusahaan teknologi raksasa ini dilaporkan sedang membangun pusat data dengan kapasitas puluhan gigawatt dalam dekade ini, membentuk tim Superintelligence yang berisikan para ahli AI, serta mengembangkan agen AI dan chatbot yang akan diintegrasikan ke berbagai produk Meta.
CEO Mark Zuckerberg bahkan dilaporkan terlibat langsung dalam proses perekrutan talenta AI dengan mengundang beberapa kandidat potensial ke rumahnya.
Menurut laporan The New York Times, Zuckerberg juga memberi tahu para investor bahwa Meta berniat menginvestasikan antara 115 miliar dolar AS hingga 135 miliar dolar AS selama tahun ini, dengan sebagian besar dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan AI.
Pada akhir tahun 2025, Meta diestimasikan memiliki sekitar 78 ribu karyawan. Dengan pemangkasan 8. 000 posisi, angka tersebut setara hampir 10 persen dari total tenaga kerja perusahaan. Karyawan yang terkena dampak PHK dipastikan akan mendapatkan pesangon selama 16 minggu, ditambah dua minggu tambahan untuk setiap tahun kerja yang telah mereka lampaui.

